advertise

Thursday, July 6, 2017

MATEMATIK VERSI BARU

Entah siapa yg membuat rumus seperti ini, tp ini emang keren banget

MATEMATIK VERSI BARU...

Jika:
A = 1%
B = 2%
C = 3%
D = 4%
E = 5%
F = 6%
G = 7%
H = 8%
I  = 9%
J  = 10%
K = 11%
L = 12%
M = 13%
N  = 14%
O  = 15%
P = 16%
Q = 17%
R = 18%
S =  19%
T =  20%
U = 21%
V = 22%
W = 23%
X = 24%
Y = 25%
Z = 26%

apakah yg membuat kesuksesan/ keberhasilan hidup menjadi 100%.......???

H+A+R+D+W+O+R+K (Kerja Keras) : 8+1+18+4+23+15+18+11 = 98%

K+N+O+W+L+E+D+G+E (Pengetahuan) :
11+14+15+23+12+5+4+7+5 = 96%

L+O+V+E (Cinta) :
12+15+22+5 = 54%

L+U+C+K (Nasib) :
12+21+3+11 = 47%

Tidak ada yang jadi 100%.
Apa yang membuatnya jadi 100%..???

Adakah money..?

M+O+N+E+Y =
13+15+14+5+25 = 72%    NO..!!!

Leadership..?
L+E+A+D+E+R+S+H+I+P =
12+5+1+4+5+18+19+8+9+16 = 97%  NO...!!!

Ternyata apa yang membuat menjadi 100% adalah :

Coba lihat yang ini...

S+E+D+E+K+A+H+J+A+R+I+A+H 19+5+4+5+11+1+8+10+1+18+9+1+8 = 100% ๐Ÿ‘

( nilai saham akhirat kita. )

KEBETULAN atau TIDAK...?  tapi itulah MATEMATIKA

Semangat menjemput rezeki  , jangan lupa SEDEKAH yaaa...

Sssaaabbbaaarrr...!!!

Ternyata yang bisa membuatnya menjadi 100% ada lagi :

I S T R I   D U A
9+19+20+18+9+4+21+1 = 100%

atau

B O J O   T E L U
2+15+10+15+20+5+12+21 = 100%

Maka beristri dua atau duwe bojo telu akan membuat hidup kita bisa berhasil mencapai nilai 100% !!!

KEBETULAN atau TIDAK ... ?  tapi itulah mainan MATEMATIKA-nya !!!

Dan jawaban para istri adalah :
L A M B E M U   M A S
12+1+13+2+5+13+21+13+1+19 = 100% juga

๐Ÿ˜œ๐Ÿ˜๐Ÿ˜ฌ๐Ÿค”๐Ÿ˜‚☕☕☕☕☕

Saturday, July 1, 2017

FILOSOFI SUAMI ISTRI

(FILOSOFI SUAMI ISTRI)

Dalam sebuah rumah mewah, hiduplah sepasang suami istri.

*Mereka sangat harmonis, rezekipun sudah berlimpah dan sudah meraih kehidupan yg mapan.*

Namun setelah 10 thn menikah mereka belum juga dikarunia seorang anakpun.

*Mereka benar2 saling mencintai, tetapi karena desakan berbagai pihak akhirnya si suami setuju untuk menceraikan istrinya karena dianggap tidak mampu memberinya seorang anak sbg pewaris*.

Setelah berdebat lama & cukup sengit, si istri yg terluka hatinya akhirnya menyerah.

*Melalui percakapan berkali-kali dgn berat hati orang tua mereka menyetujui dengan syarat, sebelum bercerai mereka harus mengadakan pesta perpisahan layaknya pesta pernikahan mereka dulu.*

Maka pesta megah pun diselenggarakan, pesta yg tidak membahagiakan siapapun.

*Si Suami tampak tertekan & meneguk anggur sampai mabuk berat, sementara si istri sesekali menghapus air matanya.*

Disaat tak terduga si suami yg mabok dgn lantang berkata, "Istriku, saat kau pergi nanti, semua barang berharga atau apa pun yg kau sukai dan kau sayangi, boleh kau bawa & menjadi milikmu!" Setelah berkata demikian ia kembali meneguk anggur sampai tak sadarkan diri.

*Keesokan harinya dgn kepala berat si suami terbangun & sadar bhw ia tidak tidur di kamarnya*.

Ia tdk mengenali kamar itu selain sosok yg sdh dikenalnya ber-tahun2, disamping-nya, yaitu istrinya.

*"Ada di manakah kita ? Apakah aku masih mabuk & bermimpi ?" Dgn penuh cinta si istri menjwb, "Kita di rumah orang tuaku. Tadi malam, didepan para tamu kamu mengatakan bhw aku boleh membawa apa saja yg kusayangi. Di dunia ini tidak ada  yg lebih berharga & kusayangi dgn sepenuh hatiku selain kamu. Karena itu kamu kubawa kemari kerumah org tuaku"*

Si suami termenung dan segera menyadari betapa besar rasa sayang istrinya itu, lalu ia memeluk istrinya, "Maafkan aku sayang, karena aku berpikir dan bertindak bodoh & tidak menyadari dalamnya cintamu padaku. Walau aku telah menyakitimu & ingin menceraikanmu, tetapi kau malah membawaku bersamamu ".

*Filosofinya ; Dalam sebuah pernikahan, seorang suami harus lebih mengasihi istri daripada anak, demikian juga dgn istri kalau hanya karena menginginkan anak lalu keduanya Harus Bercerai maka perlu dipertanyakan Komitmennya.*

Karena berkah yg paling utama dalam sebuah ikatan pernikahan adalah pasangan kita, bukan hanya anak.

*Anak itu merupakan berkah tambahan dan pelengkap di dalam kehidupan suami istri, yg berkomitmen setia sampai maut saja yang memisahkan  mereka*.

Semoga cerita diatas bisa membuat kehidupan rumah tangga jadi makin harmonis karena pada dasarnya kehidupan suami istri itu harus bisa menunjukan rasa saling menyayangi dan bisa menempat-kan pasangan pada prioritas pertama dan berprinsip bahwa dalam sebuah Rumah Tangga Tidak ada hal yg terlebih penting dari pasangan kita .
=======
*Semoga Bermanfaat bagi yg sudah berumah tangga dan bagi yg masih single mungkin bisa mengambil Hikmahnya.*
----
Dalam menjalani kehidupan di dunia ini yang dibutuhkan adalah Kenyataan.  Bukan khayalan , juga bukan dalam buaian belaka..
Karena Buaian dan Khayalan itu sifatnya sementara.. setelah itu hatinya lebih hancur..
---
Sudah Sungguh indah hidup ini.. bila kita bisa menikmatinya.. bukan memilikinya.. dan biarlah kenangan itu menjadi tugas otak kita.. yg sewaktu waktu bisa kita keluarkan dan memilih hanya kenangan indah saja yg dikeluarkan.. kenangan buruk dibuang saja..
---
Menerima Untung atau Rugi meski sudah direncanakan baik baik.. dalam menjalani kehidupan ini yaa diterima saja dengan Hati yang Lapang.. daripada hidup dengan penuh Kecurangan.. meski "untung" tapi membuat pusing kepala .
---
Orang jujur.. pinter.. sehat.. belum tentu bisa bahagia.. bila mulutnya tak terjaga..
----
Hidup didunia ini sebenarnya untuk diri sendiri..
Bila kamu menolong orang , sebenarnya kamu menolong diri sendiri..
Bila kamu menjahati orang, sebenarnya kamu menjahati diri sendiri..
Bila kamu menipu-menghianati-bahkan membunuh orang, sebenarnya kamu menipu-menghianati-bahkan membunuh dirimu sendiri..  Camkan itu.
---

FENOMENA AKHIR ZAMAN

*FENOMENA AKHIR ZAMAN....*

● _Banyak rumah makin besar, tapi keluarganya makin kecil._
● _Gelar makin tinggi, akal sehat makin rendah_
● _Pengobatan makin canggih, kesehatan makin buruk._
● _Travelling keliling dunia, tapi tidak kenal  tetangga sendiri._
● _Penghasilan makin meningkat, ketenteraman jiwa makin berkurang._
● _Kualitas Ilmu makin tinggi, kualitas emosi makin rendah._
● _Jumlah Manusia makin banyak, rasa kemanusiaan makin menipis._
● _Pengetahuan makin bagus, kearifan makin berkurang._
● _Perselingkuhan makin marak, kesetiaan makin punah._
● _Semakin banyak teman di dunia maya, tapi tidak punya sahabat  sejati._
● _Minuman makin banyak jenisnya, air bersih makin berkurang ._
● _Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu._
● _Ilmu makin tersebar, adab dan akhlak makin lenyap_
● _Belajar makin mudah, guru makin tidak dihargai_
● _Teknologi Informasi makin canggih, fitnah dan aib makin tersebar._
● _Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam._
● _Tontonan makin banyak, tuntunan makin berkurang..._

*Semoga bermanfaat*

Sunday, June 25, 2017

Kekentalan darah

*_Kekentalan darah_*

๐Ÿ’ข Sharing dari Dokter Jantung :   *KEKENTALAN DARAH DLM TUBUH, BAGAIMANA BISA TERJADI?*


๐Ÿ’ฆ ๐Ÿ‘ซ Ada satu pertanyaan:
_Mengapa kita hrs minum AIR putih yg cukup?_

๐Ÿ’ฆ๐ŸŒ Sebenarnya jawabannya cukup " *_mengerikan_*" tetapi karena sebuah
_pertanyaan jujur hrs dijawab dgn jujur_, maka topik tersebut bisa dijelaskan sbb:

๐Ÿ’ฆ๐Ÿ‘ซ Kira-kira *_80%_* tubuh manusia terdiri dari *AIR*.
Malah ada beberapa bagian tubuh kita yg memiliki kadar air di atas *_80%_*.
Dua organ paling penting dgn kadar air di atas 80% adalah:
*OTAK dan DARAH*.

๐Ÿ’ฆ☺ *_Otak_* memiliki komponen Air sebanyak 90%,
Sementara *_Darah_* memiliki Komponen Air sebanyak 95%.

๐Ÿ’ฆ๐Ÿ‘ซ Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah *_2 Liter sehari atau 8 Gelas Air putih_* sehari.
Jumlah di atas hrs ditambah bagi seorg *PEROKOK..!*

๐Ÿ’ฆ๐Ÿ‘ซ Air sebanyak itu diperlukan utk mengganti cairan yg keluar dari tubuh kita lewat *_Air Seni, Keringat, Pernapasan, dan Sekres_*i.
Apa yg terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 Liter sehari..??

๐Ÿ’ฆ๐Ÿ‘ซ Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. *_Caranya?_*

๐Ÿ’ฆ Dgn jalan " *_Menghisap_*" Air dari komponen tubuh sendiri terdekat: *DARAH..!!*

๐Ÿ’ฆ Darah yg dihisap Airnya akan menjadi *_Kental_*.
Akibat pengentalan Darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang *_Darah Encer._*

๐Ÿ’ฆ  *_Saat melewati Ginjal_*
(tempat menyaring Racun dari Darah),
Ginjal akan bekerja Extra keras menyaring Darah.

๐Ÿ’ฆ Dan karena Saringan dlm Ginjal halus, tidak jarang Darah yg kental bisa menyebabkan perobekan pada *Glomerulus Ginja*l.

๐Ÿ’ฆ  *_Akibatnya_*,
Air Seni berwarna kemerahan, tanda mulai Bocornya saringan Ginjal.
Bila dibiarkan terus menerus,
Anda mungkin suatu saat hrs mengeluarkan  _2 jt Rupiah seminggu_ utk *_Cuci Darah_*.

๐Ÿ’ฆ Bgm dgn *OTAK?*
Nah saat Darah Kental mengalir lewat Otak, perjalanannya agak tersendat.
Otak tdk lagi " *_Encer_*", krn *Sel2 Otak* adalah yg paling boros mengkonsumsi Makanan & Oksigen, ini yg mengakibatkan *STROKE...!*!

๐Ÿ’ฆ๐ŸŒ  _Jika anda menshare ini kepada 1 orang artinya anda sdh dpt menyelamatkan 1 orang_

Nuwun Sewu Gusti, Kulo Bade Resik-Resik....

Bacalah  kalaw anda sdg senggang ๐Ÿ˜Š                                                      "Nuwun Sewu Gusti, Kulo Bade Resik-Resik...."

Suatu hari di Semarang setelah kebetulan ikut misa katholik harian pagi, seperti biasa aku duduk di depan gua Bunda Maria . . . setelah selesai berdoa aku cuma duduk berdiam aja disitu . . .

Tiba-tiba aku tertarik melihat seorang wanita setengah baya. Kalau tidak bisa dikatakan sudah sepuh . . .

Berjalan tertatih. sudah agak membungkuk dengan kemoceng ditangan dan serbet seadanya di pundaknya.

Sang wanita, datang menghampiri patung, dan berkata. "Gusti Yesus. Gusti Maria . . . nyuwun sewu . . . kulo bade resik-resik . . . !!!"

["Gusti Yesus . . . Gusti Maria . . . mohon maaf, permisi . . . saya mau bersih-bersih . . . !!!"]

Aku tertegun dan secara tidak sadar tertarik dengan apa yang dilakukan si ibu.

Dengan perlahan [karena faktor umurnya mungkin] dia mulai membersihkan area sekitar gua. menghilangkan debu yang ada . . . membersihkan sisa-sisa lelehan lilin . . . mengganti karangan bunga yang sudah tampak layu..

Sekitar 1/2 jam berlalu . . . si ibu lalu selesai melakukan pekerjaannya.

Sebelum meninggalkan tempat bekerjanya, si ibu berkata lagi. "Gusti Yesus . . . Gusti Maria . . . sampun, kulo sampun rampung . . . mugi-mugi berkenan. Kulo badhe nyambut gawe, nyuwun pangestune, nggih . ."

"Gusti Yesus . . . Gusti Maria . . . sudah, saya sudah selesai.. mudah-mudahan berkenan. Saya mau bekerja . . . minta restunya . . ."

Sekali lagi aku terpana . . . doa yang sangat sederhana dari seorang yang juga sangat sederhana . . . tapi semuanya mencerminkan kepasrahan yang sangat dalam buatku . . .

Aku tertarik . . . jiwa isengku kumat . . . aku ikutin si ibu.

Di halaman gereja yang juga bersebelahan dengan sebuah sekolah katholik yang cukup ternama di kota itu, ternyata beliau menggelar jualannya . . . si ibu jualan nasi pecel.

Agak jauh aku terus perhatikan si ibu.

Setelah beliau selesai dan siap berjualan. Langsung aku datangi dia . . Aku ingin tahu dia lebih jauh dan sekalian sarapan pikirku . . . Basa basi sebentar dan sambil nunggu pesenan aku coba ajak ngobrol beliau : [pake bahasa indonesia saja ya.. Biar tidak mumet, pakai bahasa Jawa . .๐Ÿ˜€ .]

"Memang biasa bersih-bersih di gereja to bu . . . ???"

"Iya mas . . . sudah terbiasa dari dulu ."

"Sudah berapa lama bu . . . ???"

"Wah mas sejak gadis . . ."

Wuih. Sudah lama banget itu pasti pikirku . . . aku makin iseng untuk pengen tahu.

"Koq tadi tidak sekalian ikut misa pagi to bu . . . ??? Dan aku kayanya tidak pernah liat ibu selama ini .....misa"

Si ibu senyum. sambil ngasih nasi pecel pincu'an pesenanku . . . sambil terus beliau ngomong.

"Saya muslim mas . . ."

Deg . . . bengong aku dengarnya. Lama aku pegang tuh nasi pecel sambil bengong ngeliatin si ibu. Tidak karuan rasanya hati ini.

"Dari muda aku sudah jualan ditempat ini mas. aku dapat rejeki di tempat ini . . . kan tidak ada salahnya aku ingin menunjukkan rasa terima kasihku pada Yang Punya Tempat Ini. Aku ga salah to mas . . . ?!?"

Aku gelagepan ditanya gitu. "Wah ya tidak . . . to bu. Ibu hebat banget . . . Ibu dibayar . . . ?!?

"Saya tidak pernah minta itu mas. Saya ikhlas melakukannya . . . Sekedar menunjukkan rasa terima kasih saya. Tapi mungkin sekitar 5 tahun ini Romo Maringi memberi saya 100rb sebulan . . ."

"Putra berapa bu . . . ???

"3 mas. 1 laki dan 2 perempuan. sudah selesai semua mas . . ."

"Maksud ibu . . . ???"

"Yang perempuan dua-duanya sudah nikah dan hidupnya lumayan. yang laki 4 tahun lalu sudah lulus sekarang sudah kerja . . ."

"Lulus apa bu . . . ???"

"Ekonomi mas . . . sarjana. Tapiii... Mas, ibu nggak ngerti mas masalah itu... Apa itu ekonomi, sarjana. Yang penting mereka semua sudah bisa nguripi [menghidupkan] hidup mereka sendiri-sendiri. Saya sekarang tetep jualan karena memang ini yang cuma saya bisa mas . . . Tidak pengen nganggur dirumah . . ."

"Nyuwun sewu . . . bapak masih ada bu . . .?"

"Masih mas. tuh mbecak . . . mangkalnya juga disini . . ."

Aku bengong. Tidak bisa berkata-kata. Nunduk sambil makan. Tiba-tiba si ibu ngomong lagi.
"Mungkin saya keliatan aneh ya mas . . . saya muslim . . . saya sholat tapi saya masuk ke gereja, mungkin bahasa mas saya berdoa disana . . . saya sendiri tidak ngerasa berdoa disana . . .
Saya cuma minta ijin dan minta restu saja. Tapi mungkin ini bisa buat mas bawa pulang nanti, kalau Tuhan itu ada dimana-mana, dan Dia itu untuk siapa saja, tidak pernah membeda-bedakan. Manusia saja mas yang senengnya membeda-bedakan. Maaf ya mas, kalau saya salah . . . maklum orang kecil dan bodo saya . . . tidak pernah nyicipin bangku-sekolah ."

"Tidak bu. Ibu tidak salah . . . Ibu hebat . . Bahkan mungkin dari orang yang paling pinter sekalipun. Beruntung saya bisa ketemu ibu."

Aku tidak sanggup ngomong apa-apa lagi . .
Setelah itu aku pamit . . .
aku jalan kaki pulang ke tempat aku tinggal dan hari itu tidak habis rasa kagumku pada si ibu. Dengan kesederhanaannya . . . beliau mengajarkan aku dan menunjukkan aku satu hal yang sangat luar biasa.

"Hidup itu sederhana,
orang beragama itu sederhana,
IMAN itu sederhana
Dan SEDERHANA itu ya SEDERHANA....
Apa adanya....

Kisah Pilu Dokter Spesialis

Kisah Pilu Dokter Spesialis
๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ
๐Ÿ‘ฝ Di area pemakaman, Seorang dokter menangis di depan sebuah makam yg tanahnya masih merah.
Uniknya di pusara makam terletak batu nisan berbentuk HATI yg cukup besar, serta mencolok.
Kemudian...datang lah seorang ....
Ustadz :
"Sudah, ikhlaskan saja, jangan terus menangis..."
Dokter :
"Ustadz, gimana saya tidak sedih. Bagaimana kalau saya yg mati?"
Ustadz :
"Semua orang pasti mati, Dok !"
Dokter :
"Begini pak Ustadz, yg mati ini teman saya.....!?!!!
Kami para kumpulan Dokter Spesialis sudah sepakat, siapa saja di antara kami yg mati, maka akan dibuatkan batu nisan dengan gambar sesuai bidang spesialis yg kami tekuni"
Ustadz :
"Ooo... teman dokter yg mati ini apa spesialisnya?"
Dokter :
"Dia spesialis HATI, makanya batu nisan dia berbentuk hati."
Ustadz :
"Lalu apa yg membuat anda begitu khawatir?"
Dokter :
"Lahh, kalau saya mati, gak bisa ngebayangin batu nisan yg akan dibuat untuk saya..."
Ustadz :
"Emang dokter spesialis apa?"
Dokter :
"Saya kan Dokter spesialis KELAMIN, Pak Ustadz !!"
Ustadz :
"Astaghfirullah haladzim..."
(Ustadz sampai melompat..
mikir dan tersenyum krn gak bisa nahan ketawa akhirnya ustadz bilang ) :
"Gak apa-apa, tenang aja, entar batu nisannya di pakein celana..."๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ
ะaยชยชะฝaยชยชะฝaยชยชะฝaยชยช
si Dokter akhirnya ketawa juga.
๐Ÿ‘๐Ÿ‘‰๐ŸปSemua masalah ada solusinya & tersenyum bikin awet muda ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘๐Ÿ™๐Ÿ‘๐Ÿป
๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„๐Ÿ˜„.....
LUPAKAN SEJENAK BEBAN HIDUPMU.. DAN TERSENYUMLAH ..
OK ??
Fiss,,love,,,& gaul...

ANAKKU YANG RANGKING KE-23

ANAKKU YANG RANGKING KE-23

Di kelasnya ada 25 orang murid, setiap kenaikan kelas, anak perempuanku selalu mendapat ranking ke-23.

Lambat laun ia dijuluki dengan panggilan nomor ini. Sebagai orangtua, kami merasa panggilan ini kurang enak didengar, namun anehnya anak kami tidak merasa keberatan dengan panggilan ini.
Pada sebuah acara keluarga besar, kami berkumpul bersama di sebuah restoran. Topik pembicaraan semua orang adalah tentang jagoan mereka masing-masing.
Anak-anak ditanya apa cita-cita mereka kalau sudah besar? Ada yang menjawab jadi dokter, pilot, arsitek bahkan presiden. Semua orangpun bertepuk tangan.
Anak perempuan kami terlihat sangat sibuk membantu anak kecil lainnya makan. Semua orang mendadak teringat kalau hanya dia yang belum mengutarakan cita-citanya.
Didesak orang banyak, akhirnya dia menjawab:
"Saat aku dewasa, cita-citaku yang pertama adalah menjadi seorang guru TK, memandu anak-anak menyanyi, menari lalu bermain-main".
Demi menunjukkan kesopanan, semua orang tetap memberikan pujian, kemudian menanyakan apa cita-citanya yang kedua. Diapun menjawab :
“Saya ingin menjadi seorang ibu, mengenakan kain celemek bergambar Doraemon dan memasak di dapur, kemudian membacakan cerita untuk anak-anakku dan membawa mereka ke teras rumah untuk melihat bintang”.
Semua sanak keluarga saling pandang tanpa tahu harus berkata apa. Raut muka suamiku menjadi canggung sekali.
Sepulangnya kami kembali ke rumah, suamiku mengeluhkan ke padaku, apakah aku akan membiarkan anak perempuan kami kelak hanya menjadi seorang guru TK?
Anak kami sangat penurut, dia tidak lagi membaca komik, tidak lagi membuat origami, tidak lagi banyak bermain.
Bagai seekor burung kecil yang kelelahan, dia ikut les belajar sambung menyambung, buku pelajaran dan buku latihan dikerjakan terus tanpa henti.
Sampai akhirnya tubuh kecilnya tidak bisa bertahan lagi terserang flu berat dan radang paru-paru. Akan tetapi hasil ujian semesternya membuat kami tidak tahu mau tertawa atau menangis, tetap saja rangking 23.
Kami memang sangat sayang pada anak kami ini, namun kami sungguh tidak memahami akan nilai sekolahnya.
Pada suatu minggu, teman-teman sekantor mengajak pergi rekreasi bersama. Semua orang membawa serta keluarga mereka.
Sepanjang perjalanan penuh dengan tawa, ada anak yang bernyanyi, ada juga yang memperagakan kebolehannya.
Anak kami tidak punya keahlian khusus, hanya terus bertepuk tangan dengan sangat gembira.
Dia sering kali lari ke belakang untuk mengawasi bahan makanan.
Merapikan kembali kotak makanan yang terlihat sedikit miring, mengetatkan tutup botol yang longgar atau mengelap wadah sayuran yang meluap ke luar. Dia sibuk sekali bagaikan seorang pengurus rumah tangga cilik.
Ketika makan, ada satu kejadian tak terduga. Dua orang anak lelaki teman kami, satunya si jenius matematika, satunya lagi ahli bahasa Inggris berebut sebuah kue.
Tiada seorang pun yang mau melepaskannya, juga tidak mau saling membaginya. Para orang tua membujuk mereka, namun tak berhasil.
Terakhir anak kamilah yang berhasil melerainya dengan merayu mereka untuk berdamai.
Ketika pulang, jalanan macet. Anak-anak mulai terlihat gelisah. Anakku membuat guyonan dan terus membuat orang-orang semobil tertawa tanpa henti.
Tangannya juga tidak pernah berhenti, dia mengguntingkan berbagai bentuk binatang kecil dari kotak bekas tempat makanan.
Sampai ketika turun dari mobil bus, setiap orang mendapatkan guntingan kertas hewan shio-nya masing-masing. Mereka terlihat begitu gembira.
Selepas ujian semester, aku menerima telpon dari wali kelas anakku. Pertama-tama mendapatkan kabar kalau rangking sekolah anakku tetap 23.
Namun dia mengatakan ada satu hal aneh yang terjadi. Hal yang pertama kali ditemukannya selama lebih dari 30 tahun mengajar. Dalam ujian bahasa ada sebuah soal tambahan, yaitu SIAPA TEMAN SEKELAS YANG PALING KAMU KAGUMI & APA ALASANNYA.
Semua teman sekelasnya menuliskan nama : ANAKKU!
Mereka bilang karena anakku sangat senang membantu orang, selalu memberi semangat, selalu menghibur, selalu enak diajak berteman, dan banyak lagi.
Si wali kelas memberi pujian: “Anak ibu ini kalau bertingkah laku terhadap orang, benar-benar nomor satu”.
Saya bercanda pada anakku, “Suatu saat kamu akan jadi pahlawan”.
Anakku yang sedang merajut selendang leher tiba-tiba menjawab :
“Bu guru pernah mengatakan sebuah pepatah, ketika pahlawan lewat, harus ada orang yang bertepuk tangan di tepi jalan.”
.
“IBU... AKU TIDAK MAU JADI PAHLAWAN... AKU MAU JADI ORANG YANG BERTEPUK TANGAN DI TEPI JALAN”
Aku terkejut mendengarnya. Dalam hatiku pun terasa hangat seketika. Seketika hatiku tergugah oleh anak perempuanku.
Di dunia ini banyak orang yang bercita-cita ingin menjadi seorang pahlawan. Namun Anakku memilih untuk menjadi orang yang tidak terlihat. Seperti akar sebuah tanaman, tidak terlihat, tapi ialah yang mengokohkan.
Jika ia bisa sehat, jika ia bisa hidup dengan bahagia, jika tidak ada rasa bersalah dalam hatinya, MENGAPA ANAK-ANAK KITA TIDAK BOLEH MENJADI SEORANG BIASA YANG BERHATI BAIK & JUJUR…
Yukk...sayangi anak kita.

Sumber: quoteslife