advertise

Sunday, June 25, 2017

Dahwen, Meren, Panasten, Panasbaran

Inspirasi Pagi .... !!

" *Dahwen, Meren, Panasten, Panasbaran* "

" *Dahwen* ", orang yang suka mencela orang lain. Tukang komentar, tetapi sayang yang dikomentari segala hal tentang yang  ia anggap sebagai kekurangan. Baginya orang lain itu tak pernah ada baiknya, tak pernah ada lebihnya. Apapun akan _diwaoni_ - dicela, dari sembilan puluh sembilan kebaikan akan tertutup oleh satu kekurangan, yang satu itulah yang akan selalu menjadi bahan celaan.
"Rumah itu bagus, pasti barang-barangnya mahal, tapi sayang catnya nggak mecing", begitu antara lain komentar si Dahwen.

" *Meren* ", meri-an, mempunyai sifat iri yang berlebihan.
Ia tidak akan bisa menerima jika ada orang yang melebihinya. Keluarga rumah sebelah membeli TV 29 inc, ia akan membeli yang 36 inc. Keluarga di depannya membeli mobil 200jutaan, ia minta dibelikan yang 300jutaan. Selalu begitu.

" *Panasten* ", panas hati, mudah sakit hati, mudah tersinggung, _sithik-sithik nesu_,  menyimpan dendam, "sensi" - sensitif, selalu "negatif thinking", segala sesuatu dipandang dari segi negatif. Orang berbicara tidak ditujukan kepadanya, ia yang merasa disindir, tersinggung, sakit hati.

" *Panasbaran* ", mudah tersulut emosinya, gampang "dikompori", mudah diprovokasi. Belum tahu persoalan yang sebenarnya, jika harga dirinya merasa direndahkan ia pasti akan marah. Jika ada "pembisik" yang mengatakan  bahwa ia difitnah, ia akan segera melabrak si sumber berita. Kemarahannya mudah berkobar.

Petuah Simbah : " *_Sing sabar bakal subur, sing sareh bakal pekoleh, ati aja gampang kebranang_.* "
( @SUN )

No comments:

Post a Comment