Di rumah Tuhan bertemu setan.
Ini kisah nyata kemarin sore ada yg ikut misa di katedral waktu keranjang kokekte beredar ada umat yg lincah dan gesit mengambil uang dari keranjang kolekte.
Ternyata orang tersebut sudah sering melakukan hal tsb.
Setelah divawa ke sekretariat saya diberi tugas untuk interogasi. Dia mengakui semua perbuatannya.
Akhirnya dia nembuat membuat pernyataan bhw tidak akan mencuri lagi di katedral dan gereja2 lain.
Karena dia ambil 2 lembar uang ratusan maka dia saya beri 1 lembar utk makan. Waktu menerima uang bapak tersebut menangis.....
Ada umat yang mempertanyakan kpd saya mengapa tidak diserahkan kpd polisi padahal hanya bejarak 50m. Urusan dengan polisi itu repot waktu, tenaga dan biaya.
Biarkan dia pergi dengan damai sejahtera.
Ini kisah nyata kemarin sore ada yg ikut misa di katedral waktu keranjang kokekte beredar ada umat yg lincah dan gesit mengambil uang dari keranjang kolekte.
Ternyata orang tersebut sudah sering melakukan hal tsb.
Setelah divawa ke sekretariat saya diberi tugas untuk interogasi. Dia mengakui semua perbuatannya.
Akhirnya dia nembuat membuat pernyataan bhw tidak akan mencuri lagi di katedral dan gereja2 lain.
Karena dia ambil 2 lembar uang ratusan maka dia saya beri 1 lembar utk makan. Waktu menerima uang bapak tersebut menangis.....
Ada umat yang mempertanyakan kpd saya mengapa tidak diserahkan kpd polisi padahal hanya bejarak 50m. Urusan dengan polisi itu repot waktu, tenaga dan biaya.
Biarkan dia pergi dengan damai sejahtera.
No comments:
Post a Comment